Ketua Umum BRANTAS Apresiasi Polda Lampung Gerebek Sarang Preman Dibelasan Pasar Dan Titik Rawan Diwilayah Lampung
JBK, LAMPUNG — Ketua Umum Barisan Rakyat Anti Narkotika dan Penyakit Masyarakat ( BRANTAS ), Mario Andreansyah,SH.,MH.,CM mengatakan, langkah Polda Lampung dalam penindakan premanisme yang ada, dinilai tepat. Ia mengapresiasi upaya Polda Lampung menggerebek belasan pasar yang diduga menjadi sarang preman. Para pelaku disebut kerap memalak dan meresahkan warga. Ujarnya Kepada Wartawan media ini, Minggu, 11/5/2025
Dari data polres dan polresta jajaran Polda Lampung, sejumlah pasar yang ditindak dalam operasi ini meliputi Pasar Talang Padang, Pasar Sukaraja, dan Pasar Kota Agung di Kabupaten Tanggamus.
Selain itu, polisi juga menyasar Pasar Sarinongko, Pasar Gading Rejo, Pasar Pringsewu, dan Pasar Pujodadi yang berada di Kabupaten Pringsewu.
Operasi pemberantasan aksi premanisme ini tidak hanya menyasar pasar, tetapi juga titik-titik rawan seperti Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan beberapa lokasi wisata. Sejumlah lokasi lain yang disasar termasuk akses keluar tol Kalianda, akses Pantai Minang Rua, Jalinsum Desa Hatta Bakauheni, serta area perkebunan sawit di Natar, Lampung Selatan.
Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika mengatakan, penggerebekan tersebut merupakan bagian dari hasil Operasi Pekat (penyakit masyarakat) 2025 yang digelar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Selama sepekan pelaksanaan Operasi Pekat 2025 sejak 1 hingga 8 Mei 2025, sebanyak 224 pelaku kejahatan berhasil diringkus. Total ada 166 kasus yang diungkap oleh Polda Lampung dan jajaran, mencakup ratusan pelaku yang termasuk dalam target operasi (TO) maupun non TO. “Target kami sekitar 200 kasus dan hingga minggu pertama ini sudah berhasil kami ungkap lebih dari 100 kasus,” kata Helmy.
Sementara itu, Ketua Umum BRANTAS, Mario Andreansyah,SH.,MH.,CM. berharap, tidak hanya anggota Polri yang melakukan kegiatan ini. Melainkan juga bersinergi bersama dengan Bakesbangpol, Linmas yang ada di Pemdakab, maupun TNI dan masyarakat.
“Kebersamaan inilah yang akan membantu, membangun komitmen POLRI / TNI, Pemerintah setempat dan masyarakat kita guna mengurangi aksi premanisme yang ada. Sehingga untuk menciptakan suasana masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif dengan menekan berbagai bentuk kejahatan dan perilaku negatif penyakit masyarakat yang meresahkan, seperti perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras, dan tindak asusila. Operasi ini juga bertujuan untuk melindungi generasi muda dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba ,” jelas Ketua Umum BRANTA (*)S.
