24 Oktober 2026

Jurnalis Berita Kota

Aktual dan Terpercaya

Warga Dua Dusun di Kalibalangan Gelar Jaranan Memperingati Suroan dengan Dukungan Legislator

JBK, LAMPUNG UTARA — Warga dua dusun di Desa Kalibalangan, Dusun Sidokerto dan Dusun Saung Marga, menggelar pertunjukan jaranan (kuda kepang) dalam rangka memperingati Suroan atau malam Satu Suro.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan tokoh masyarakat dan legislator setempat sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus sarana hiburan bagi warga.

Suroan merupakan tradisi yang biasa diperingati oleh umat Islam pada malam satu Suro.

Dalam tradisi tersebut masyarakat melakukan berbagai upacara adat, antara lain pembersihan benda pusaka dan ritual lain yang diyakini mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Selain bermuatan keagamaan, Suroan juga mengandung unsur kepercayaan lokal dan menjadi bagian dari warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Berbeda dengan pelaksanaan di beberapa daerah lain, warga Dusun Sidokerto dan Dusun Saung Marga memilih menghidupkan suasana Suroan dengan menampilkan jaranan. Pertunjukan kuda kepang ini dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan sekaligus mempertahankan tradisi budaya lokal yang memiliki nilai historis dan sosial bagi komunitas setempat.

Ditemui di lokasi, Daniel Priyadinata, SH, legislator dari Partai Demokrat, menyampaikan bahwa keterlibatannya hadir atas permintaan warga dan tokoh masyarakat. “Saya ikut serta karena diminta membantu oleh warga. Selain bagian dari peringatan Suroan, jaranan adalah hiburan dan tradisi yang harus kita lestarikan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga budaya ini?” ujar Daniel.

Salah satu tokoh masyarakat Dusun Sidokerto, yang akrab disapa Pakde Gembos, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penyelenggara dan pihak-pihak yang membantu terselenggaranya acara. Ia berharap legislator dan pihak terkait terus mendukung kegiatan yang menjadi kebutuhan warga, khususnya di dusun mereka.

Kegiatan jaranan pada peringatan Suroan di Desa Kalibalangan berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari warga. Panitia penyelenggara berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai sarana pemersatu warga dan penguat identitas budaya lokal.(*)

Copyright | Jurnalis Berita Kota © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.